Monday, October 4, 2010

"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un"

Terdapat tiga berita gembira yang ditunjukkan Allah kepada orang-orang yang sabar iaitu:

* Beroleh ampunan dari Allah
* Beroleh rahmat dari Allah
* Dimasukkan Allah ke dalam golongan orang yang beroleh petunjuk (hidayah).

Di dalam Al-Quran Allah SWT telah mengajar kita supaya mengucap kalimat "Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un" ketika mengalami musibah. Disunatkan mengucapkan kalimat tersebut setiap kali ditimpa musibah, dari yang paling besar hingga musibah terkecil, seperti terpijak duri dan sebagainya.

Dalam tujuan yang sama sebuah hadith Rasulullah SAW telah menjelaskan yang bermaksud: Tiada seorang muslim yang ditimpa musibah lalu membaca ayat yang diperintahkan Allah SWT "Inna Lillahi Wa Inna Illaihi Raji'un, Allahumma ajirni fi mushibati wakhluf li khairan minha" (Sesungguhnya Kami milik Allah dan akan kembali kepadaNya, ya Allah berilah pahala atas musibah ini dan tukarkanlah dengan yang lebih baik daripadanya) melainkan Allah SWT memberikan pahala dan menukarkan dengan yang lebih baik baginya." (HR. Muslim)

Bacaan tersebut mengandungi penawar bagi apa juga bentuk musibah jika diamalkan dan dihayati sepenuh jiwa kerana didalamnya terkandung pengakuan yang penting terhadap dua hal:

> Pengakuan diri sendiri, anak, suami, isteri dan seluruh harta adalah milik Allah SWT. Seseorang tidak memiliki semuanya itu melainkan atas dasr amanah yang diberikan kepadanya oleh Allah SWT.

> Akhir semua manusia adalah kepada Allah SWT samada cepat atau lambat, yang pasti manusia diciptakan ia tidak mempunyai apa-apa, tiada keluarga dan harta. Maka seperti itu jugalah kelak ketika manusia bertemu dengan Tuhannya. Jika ada yang mendampinginnya, maka itu adalah amalnya ketika di dunia. Firman Allah SWT yang bermaksud: "Dan sesungguhnya kamu datang menemui Kami bersendirian sebagaimana Kami ciptakan kamu juga sendiri-sendiri dan kurnia yang Kami berikan itu akan tinggal di dunia." (Al-An'am: 94)

No comments: